Tahun 2009 lalu, Google mengeluarkan “mainan” yang bernama Google Wave (GWave) dan sepertinya kurang mendapatkan respon yang baik karena adanya beberapa keterbatasan, seperti hanya untuk dan ke sesama pengguna GWave saja, dan aksesnya yang sangat lambat, sehingga penggunanya pun agak enggan kembali ke sana. Walaupun sebenarnya GWave menurut saya adalah produk untuk berkolaborasi yang bagus, terlepas dari kekurangan di sana sini.
Setelah iseng-iseng membuat persona for firefox, saya mencoba mencari tahu tentang Google Chrome Theme. Ini dikarenakan saya lebih sering menggunakan Google Chrome dibandingkan browser lainnya.
Beberapa hari yang lalu saya melihat di koprol kalau @vcool memposting hasil iseng-isengnya, membuat koprol persona for firefox. Setelah melihat dan mencobanya, saya jadi tertarik untuk membuat hal yang serupa, dan @vcool juga memberikan url situs Personas yang menjelaskan tahap demi tahap untuk membuat Persona. read more…
Ini mungkin kabar yang menggembirakan bagi pengguna Facebook yang aksesnya diblokir oleh kantornya masing-masing. Kenapa? Karena Facebook baru saja meluncurkan fitur untuk membalas komentar melalui pos-el (email). Walaupun sebenarnya fitur ini masih sangat-sangat terbatas, yakni baru bisa untuk membalas melalui pos-el notifikasi saja. read more…
belakangan ini cukup rame dengan pengguna internet yang membagi link akun formspring.me-nya. situs itu menyediakan sebuah form yang mana para pengunjungnya dapat memberikan pertanyaan apapun kepada siempunya akun. kemudian pemilik akun dapat menjawab atau menghapus pertanyaan-pertanyaan yang masuk dan akan terpublikasi di halaman profil formspring.me-nya.
Sejak diluncurkannya skema pengaturan privacy di Facebook, banyak yang agak bingung untuk melakukan pengaturan tersebut. Secara default Facebook akan menyarankan untuk semua privacy setting-nya menjadi “everybody” yang berarti bisa dilihat oleh semua pengguna Facebook dari seluruh dunia. Selain itu, Facebook juga menghilangkan beberapa opsi pilihan dari masing-masing atribut yang bisa diatur di Facebook oleh masing-masing penggunanya.
kesalahan pengetikkan mungkin merupakan sesuatu yang sangat sering terjadi, seperti yang ada di gambar berikut ini.
Pelayan A: Minum apa, mas?
Saya: s-tee, mas…
(pelayan A bicara ke B)
Pelayan A: s-tee satu…










